kutipan dan daftar pustaka


Nama : Retno Wahyuningsih

NIM : 12413241026

Program Studi Pendidikan Sosiologi 2012 A

Fakultas Ilmu Sosial


TUGAS MATA KULIAH BAHASA INDONESIA

A. Kutipan Langsung dan Tidak Langsung

1. Contoh kutipan langsung

a. Nasikun (2011:81) menyatakan bahwa “… suatu integrasi nasional yang tangguh hanya akan berkembang di atas konsensus nasional mengenai batas-batas suatu masyarakat politik dan sistem politik yang berlaku bagi seluruh masyarakat tersebut.”

b. Selanjutnya, mari kita cocokan dengan pendapat Nasikun (2011:76) dalam pernyatannya berikut ini.

Suatu masyarakat majemuk tidak dapat disamakan dengan masyarakat yang memiliki unit-unit kekerabatan yang bersifat segmenter, akan tetapi sekaligus juga tidak dapat disamakan pula dengan masyarakat yang memiliki diferensiasi atau spesialisasi yang tinggi (garis bawah oleh pengutip).



c. … di lain bagian, Sanderson (2003:146) menyatakan bahwa “karakteristik penting lain dari stratifikasi adalah bahwa ia melibatkan kelompok, bukan individu.”

d. … di lain pihak, tidak disanksikan bahwa “kedudukan seseorang dalam tatanan sosial masyarakat agraris ditentukan secara turun-temurun” (Sanderson, 2003:157).



2. Contoh kutipan tidak langsung

a. Dapat ditarik kesimpulan bahwa suatu masyarakat majemuk tidak dapat disamakan dengan masyarakat yang memiliki unit-unit kekerabatan yang bersifat segmenter, akan tetapi sekaligus juga tidak dapat disamakan pula dengan masyarakat yang memiliki diferensiasi atau spesialisasi yang tinggi (Nasikun : 2011)

b. Kedudukan seseorang dalam tatanan sosial masyarakat agraris ditentukan secara turun-temurun, seperti orang yang kaya dan keturunannya akan dihormati oleh masyarakat (Sanderson : 2003).

c. Karakteristik penting lain dari stratifikasi adalah bahwa ia melibatkan kelompok, bukan individu, tingkat kekuasaan, hak istimewa dan prestise individu dalam masyarakat terstratifikasi tergantung pada keanggotaannya dalam kelompok-kelompok sosial, bukan pada karakteristik personalnya (Sanderson : 2003).

d. Suatu integrasi nasional yang tangguh hanya akan berkembang di atas konsensus nasional mengenai batas-batas suatu masyarakat politik dan sistem politik yang berlaku bagi seluruh masyarakat tersebut, yang pertama merupakan kesadaran dari sejumlah orang bahwa mereka bersama-sama merupakan warga dari suatu bangsa, suatu kesadaran nasional yang membedakan apakah seseorang termasuk sebagai warga dari suatu bangsa atau tidak (Nasikun : 2011)


B. Daftar Pustaka

· Buku yang dikutip

Nasikun. 2011. Sistem Sosial Indonesia.Jakarta:PT RajaGravindo Persada.

Sanderson, Stephen K. 2003. Makro Sosiologi. Edisi 2. Diterjemahkan oleh : Farid Wajidi, S. Menno. Jakarta : PT RajaGravindo Persada.

· Buku dengan 4 penulis

Haryono,Pius Suryo,dkk. 1996. Pahlawan Nasional Frans Kaisepo. Jakarta: CV. Defit Prima Karya.

· Internet

Ahira, Anne. 2012. “ Cara Menulis Daftar Pustaka dari Berbagai Sumber”. http://www.anneahira.com/daftar-pustaka.htm

Diakses pada Selasa, 2 April 2013 pukul 22.46 WIB.

· Buku terjemahan

Sanderson, Stephen K. 2003. Makro Sosiologi. Edisi 2. Diterjemahkan oleh : Farid Wajidi, S. Menno. Jakarta : PT RajaGravindo Persada.

· Jurnal

Sudrajat, Ajat. 2011. “Mengapa Pendidikan Karakter”. dalam Jurnal Pendidikan Karakter. Tahun 1, Nomor 1.

0 komentar:

Posting Komentar

  © NOME DO SEU BLOG

Design by Emporium Digital